Travel Snap

Travel Snap
Sultan Abdul Samad Building, Kuala Lumpur, Malaysia

Friday, August 18, 2017

Tips Berburu Tiket Pesawat Murah

Berlibur ke luar negeri udah jadi hobi bagi sebagian besar orang Indonesia sekarang. Dengan adanya maskapai murah seperti Air Asia, memungkinkan siapa aja untuk bisa jalan-jalan cantik ke luar negeri meski kantong bolong. Begitu juga dengan saya.

Sebagai pekerja dengan upah yang secukupnya ini, saya bertekad untuk bisa liburan setahun sekali baik itu dalam negeri maupun luar negeri. Walaupun kebanyakan keluar negeri sih karena ya itu tadi, tiketnya lebih murce daripada liburan dalam negeri. Hehe



Sekarang saya mau kasih tips bagaimana caranya dapetin tiket pesawat murah. Tips ini bersifat subjektif ya, jadi tips ini berdasarkan pengalaman saya and it works!

Semoga juga bisa bermanfaat buat kalian wahai fakir liburan yang tetep pengen bisa eksis meski dompet tipis. Check this out!

1. Berlangganan Newsletter dari maskapai

Nah, ini salah satu langkah awal kalau mau dapat tiket murah. So far sih, saya baru menjadi anggota BIG Air Asia aja karena emang saya mampunya cuma pakai maskapai ini *plak

Dari berlangganan inilah saya bisa dapetin tiket promo free seat alias gratissss cuma banyar airport tax aja.


Jadi, kalian bisa mulai dengan berlangganan newsletter ini buat dapetin info tiket murah. Karena biasanya member mendapatkan privilege yakni akses yang lebih cepat untuk dapetin tiket promo dibanding yang bukan member.

2. Hunting Tiket saat Pagi/Siang

Ketika promo dimulai, website maskapai biasanya ruamee banget sama yang hunting promo. Saya biasanya gak ikut nimbrung saat itu juga. Lho nanti keabisan dong?

Tenaaang. Kamu tetep bisa dapetin tiket promo tanpa harus begadang teng jam 12 malam untuk dapetin tiket promo apalagi buat kalian yang gak punya CC alias Kartu Kredit dan hanya mengandalkan pembayaran lewat minimarket.

Saya biasanya beli saat pagi atau siang hari di hari pertama pembukaan promo. Karena sisa sisa kursi gratis/murah masih banyak bertebaran.

3. Pilih Tanggal yang paling dekat

Saat ada promo free seat bulan Maret kemarin, kalau saya gak salah inget ada ketentuan tanggal terbang mulai 1 September 2017 hingga 30 Juni 2018. Nah, saat hunting saya langsung nyari tiket di sekitaran awal bulan September.

Awalnya saya gak terlalu ngarep bakal dapet karena saya pikir mungkin sudah habis diborong oleh para traveler lain saat promo dibuka tengah malam tadi. Tapi jeng jeng, saya akhirnya tetep bisa dapetin tiket promo.

Jadi, saya pun menyimpulkan mungkin saja para traveler yang hunting tengah malam tadi pada nyari tiket di tanggal yang jauh seperti akhir tahun atau malah tahun depan. Jadi, kalau kalian mau nyari tiket promo carilah di tanggal yang paling dekat. Mencari tiket di tanggal yang dekat juga bisa menguntungkan kalian, karena kalian tidak harus menunggu sampai setahun kemudian untuk bisa jalan-jalan syantik ke luar negeri. Hehe

4. Beli Tiket di Hari Selasa/Rabu

Nah tips ini untuk kalian yang gak mau nunggu promo tapi tetep pengen dapetin tiket murah. Belilah tiket pesawat di hari rabu atau selasa, kalau bisa sih saat tengah malam karena saat itu harga tiket pesawat cenderung turun.

Harga tiket pesawat itu fluktuatif kenaikan dan penurunannya jadi rajin-rajin aja cek website maskapai incaran kalian. Saran saya sih, belilah langsung di website maskapai atau travel agent online seperti travel*ka, dll. Karena selain kemudahaan pembayaran (bisa bayar di minimarket), juga sering ada diskon yang lumayan.

Sekian tips dari saya, sekali lagi saya kasih tahu kalau tips ini berdasarkan pengalaman saya. Bisa dicoba jika kalian memang memiliki tekad yang kuat untuk dapet tiket promo. Biar bisa check in path atau foto ala ootd di instagram di luar negeri dengan budget kecil.  :)

Saturday, June 24, 2017

Baju Baru

Lebaran tahun ini adalah realisasi sesungguhnya dari lagu masa kecil favorit saya yakni Baju Baru yang dinyanyikan Dea Ananda. Haha

Baju baru Alhamdulillah
Tuk dipakai di hari raya
Tak punya pun tak apa-apa
Masih ada baju yang lama


Saya yang biasanya selalu semangat untuk beli baju baru walaupun sudah tua. Lebaran kali ini memilih untuk tidak membeli baju lebaran. Selain karena uang yang sedikit (pasca resign dari tempat kerja sebelumnya yang gaji dan jam kerjanya tidak manusiawi), saya juga tidak punya planning kemana-mana. Mau ngendon aja di rumah ngabisin kue.

Lagipula di usia yang sudah menjelang 24 ini, beli baju lebaran hanya akan membuat saya di-bully. Karena masyarakat yang berpikiran kalau anak kecil sajalah yang boleh beli baju lebaran.

Padahal bagi saya membeli baju lebaran adalah salah satu cara saya untuk tetap merasakan kegembiraan lebaran khas anak kecil. Agar jiwa anak kecil di dalam diri saya tidak mati karena kungkungan pemikiran orang dewasa. Saya bukan tipe orang yang tiap bulan beli baju baru karena saya lebih memilih menabung untuk bisa jalan-jalan. Tapi setiap menjelang lebaran, saya khususkan untuk membeli baju baru karena ya itu tadi dalam setahun saya beli baju paling cuma dua atau tiga kali karena memang butuh atau baju lama sudah rusak xD

Tapi kembali lagi pada topik awal, karena faktor ekonomi dan hujatan masyarakat. Saya memilih untuk tidak membeli baju. Tapi bukan berarti saya tidak akan merayakan lebaran dengan suka cita. 
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438! :D



Sumber : kochiefrog




Monday, March 13, 2017

Cuma sehari di KL? Datangi tempat-tempat ini!

Tanggal 6 Okt 2016 lalu, ane berkesempatan mengunjungi KL lagi. Rencana awal kesini sih sebenernya untuk jemput sepupu ane yang "nyasar" di negeri orang karena kekonyolan dia sendiri (ceritanya panjang jadi kita skip aja) hahaha

So, tepat jam 11.50 waktu Malaysia, ane landing dengan selamat di KLIA2. Setelah sampe ane langsung beli simcard DIGI dengan harga RM30 isi 3GB untuk seminggu. Berhubung bakal 3 hari disini makanya ane beli. Mahal sih tapi worth it lah sama koneksinya yang kenceng hehe
Setelah dijemput sama kerabat, ane sampe di rumahnya di daerah Labu. Setelah istirahat, esoknya ane dan sepupu ane itu berangkat menuju KL!

Karena ini pertama kalinya sepupu ane jalan-jalan di negeri orang, akhirnya ane ajak dia keliling-keliling KL walaupun cuma sehari. Karena itulah, kami cuma mengunjungi beberapa tempat yang wajib dikunjungi di KL.

1.Pasar Seni & Chinatown

Dari stasiun LRT Labu, kami naik LRT tujuan KL Sentral seharga RM5.30 per orang dengan waktu tempuh 1 jam. Lama ya. Karena Labu memang terletak di dekat Sepang yang notabene masih satu area dengan KLIA2 yang juga jauh dari KL Sentral. 
Chinatown :D

Sesampainya di KL Sentral, kami langsung naik LRT menuju Pasar Seni. Iya , di sini kami berniat membeli oleh-oleh walaupun akhirnya ngga jadi beli karena kami keburu melipir ke Chinatown karena oleh-oleh disini lebih murah dibanding di Pasar Seni. Disini kami membeli miniatur Menara Petronas (RM 8 per pcs untuk yang sedang/RM 5 untuk yang kecil) dan beberapa set gantungan kunci (RM 5 per set).

2. Kuala Lumpur City Gallery & Dataran Merdeka
Bangunan Sultan Abdul Samad

Untuk menuju ke sini, kami berjalan kaki dari Pasar Seni. Ngga terlalu jauh karena hanya berjarak 10 menit jalan kaki. Kami menyusuri trotoar di mulai dari bagian samping gedung Pasar Seni sampai ketemu Masjid

Jamek. Setelah itu kami menyeberang jalan dan sampai di Musium Tekstil yang berdekatan dengan KL City Gallery dan Dataran Merdeka.

Kuala Lumpur City Gallery. jangan lupa foto disini! ;)
Kalian bisa masuk ke dalam KL City Gallery ini dengan biaya RM 10 yang tiketnya nanti bisa di tuker dengan voucher pembelian souvenir seharga RM 5. Karena kami adalah turis gembel, jadi kami cuma foto di depan icon I LOVE KL, musium tekstil dan beberapa bangunan kece di dekitar dataran merdeka. Kami juga menghabiskan waktu untuk berselfie ria di lapangan dataran merdeka.

Dataran Merdeka
3. Little India

Untuk menuju kesini, bisa ditempuh menggunakan bus atau berjalan kaki. Kami memilih berjalan kaki menuju kesini karena ngga terlalu jauh dari dataran merdeka. Dari dataran merdeka, kami jalan kaki menuju ke bawah jembatan dan menyebrang lalu masuk ke jalan Masjid. Disinilah little India berada.

Saat masuk kesini kami disambut oleh dendangan lagu India yang terlantun dan aroma kari  dari deretan toko-toko yang berjualan aksesoris dan pernak pernik khas India serta restoran yang menyajikan makanan India. Sebaga penggemar Bollywood, ane pun membeli 1 set gelang (RM 10 Per Set), 2 pcs kalung mangaal sutera (RM 3.50 per pcs).

4. KLCC

Yap! Siapa yang ngga kenal landmark Malaysia yang satu ini. Sebelum menuju kesini kami menumpang bus GO KL dari halte Coliseum (Red Line) di dekat Masjid India menuju KL Sentral. Kami rehat sejenak untuk makan siang yang terlambat di KFC di KL Sentral. Setelah makan, kami baru menuju ke KLCC dengan menaik bus GO KL Rute Red Line menuju kesana. Kami turun di halte Maju Junction untuk pindah ke rute Blue Line. Dari sini kami pun turun di halte Concorde Hotel, lalu meneruskan perjalanan dengan jalan kaki untuk sampai di KLCC.

Selfie tetep ya :D
Untuk kesini, lebih baik saat sore sekitar jam 4 atau jam 5 karena sudah tidak terlalu panas. Kami pun langsung berselfie ria  dan menutup perjalanan kami hari itu dengan kembali ke KL Sentral untuk pulang ke rumah kerabat. Sebelumnya kami mampir ke sevel untuk membeli beberapa bungkus MILO untuk oleh-oleh.

Sekian catatan traveling irit dan biasa aja milik ane kali ini. Happy traveling! :D






Popular Post